Selamat Ulang Tahun, Ma

Halo semuaa, selamat bulan Februari ya. Waktu memang bergulir terlampau cepat. Rasanya baru kemarin kita menyusun resolusi untuk tahun 2015, eh ini tetiba sudah memasuki bulan kedua saja. Bulan Februari ini adalah bulan yang spesial untuk saya. Bukan, bukan karena Valentine, itu sudah terlalu mainstream. Pada tanggal 5 bulan ini, tepat 53 tahun yang lalu, seorang wanita mulia telah lahir dan saya telah diberi kehormatan untuk dilahirkan dari rahimnya 27 tahun silam.

mum

Ibunda saya, yang biasa saya panggil Mama, adalah sosok wanita tangguh yang sudah teruji kelapangan hatinya. Mama yang merupakan anak kedua dari 11 bersaudara dahulu tinggal di dusun  Ngalian  hingga beliau memasuki bangku sekolah menengah. Saya kerap diceritakan kisah beliau dan saudara saudarinya yang harus menempuh perjalanan sejauh 15 kilometer dengan berjalan kaki untuk tiba di sekolah. Berjalan kaki! Menembus terik mentari dan hujan ketika pagi dan siang, sungguh luar biasa. Ketika Mama sudah menginjak usia kuliah, Mama pun memutuskan untuk pergi ke Kota Gudeg untuk menuntut ilmu. Kata Mama, hidup perantauan itu penuh dengan tantangan. Terlebih lagi, itulah kali pertama Mama jauh dari orangtuanya. Mama pun bercerita bahwa ketika kuliah beliau pernah menjadi penjaga loket bioskop demi menambah pemasukan semasa menimba ilmu di Yogyakarta. Lika-liku kehidupan beliau semasa di Kota Pelajar ini pun semakin berwarna ketika beliau bertemu dengan seorang pria hebat yang kini menjadi ayah kebanggaan saya.

Camera 360 C360_2014-08-23-16-05-04-155

Mereka berdua pun mengikat janji pada 1986 dan memutuskan untuk menetap di Yogyakarta. Seperti layaknya pasangan muda yang sedang dimabuk asmara, mereka pun memulai semuanya dari bawah dengan bahagia. Mulai dari mengontrak rumah hingga membeli satu motor yang kerap dipakai untuk membonceng Mama, saya  dan adik. Masa kecil saya sederhana tapi penuh dengan suka cita. Saya kagum dengan sosok Mama yang mampu mendukung Papa dalam suka maupun duka. Bila Mama sakit, kami sekeluarga pasti kelabakan dan menyadari betapa cekatannya Mama dalam mengurus kami sehari-hari.C360_2014-08-23-17-45-58-926

Untuk Mama tersayang, selamat ulang tahun ya Ma. Semoga Mama selalu dilimpahi kesehatan dan kebahagiaan. Maafkan bila Dewy masih belum dapat membalas semua budi baik Mama. Mama adalah ibu terbaik sejagat raya! Panjang umur dan sehat selalu ya Ma! Love you!

2013 In a Glance – Uber Late Post!

Morning readers! Happy belated new year! I hope you guys welcome 2014 as excited as I am. Nevertheless, 2013 has just went away, I have no doubt that last year was one of the important years in my timeline. There were excessive moments in 2013, the good and the bad, which makes me stronger and better. And here is some summary from my 2013:

1. January

  • In the beginning of 2013, i officially moved to Jakarta to start my 8 months diplomatic training. I was still remember the anxious feeling of that time.

2. February

  • I started my diplomatic school training (Sekdilu) in Jakarta. It was such a great things since i got the chance to meet other 58 brilliant young diplomats (in the making). LOL. And since then, we’re labeled as Sekdilu batch 37 till now.

3. March

  • The “late” opening of Sekdilu 37 in Gedung Pancasila, Ministry of Foreign Affairs. But hey, better late than never, right?
  • I force my lazy ass to joined Fun Running Prambors. I’m not a fan of doing a sport but you can count on me for watching! Surprisingly, the event was really fun. In the beginning, the committee suddenly showered us with color powder, hahaha, so we run in mix color!

4. April

  • April was mostly about study, and also we keep on practicing on our choir since we’ve already scheduled to some events in the near future.
  • We celebrated Kartini Day by wearing traditional costume, looking good, girls!

11905_10201021688692743_1955412584_n

5. May

  • Sekdilu 37 went to Surabaya! Yay! We got the chance to visit Madura as well and experience the famous Suramadu bridge, Bromo mountain, Sampurna house, KRI Dewaruci and also TKI training class. It will be hard to forget Surabaya since we had many memories and class performances!

602991_10151606792746897_411937434_n

  • Hey you! Happy bday my precious!

6. June

  • My favorite month in a year! June means birthday! And birthday means presents and surprise. Thank you all for the gifts and the cake and the mid-night lilies :*

946519_513354332052879_379399390_n

7. July

  • July was 2013 fasting month. And i went through it with my Sekdilu 37 fellow. I also sometimes spent my “ngabuburit” time by going to Bendungan Hilir market to find delicious snack and food.

8. August

  • I bought myself a new gadget. It feels nice spoiling yourself with your very own money after a long and tiring work.
  • Went back home to celebrate Eid Al Fitr with my family. One of my favorite holiday at all times.
  • Gita Bhuana choir was appointed to sing in the opening and closing 2nd Congress of Indonesian Diaspora in JCC Jakarta. We could see our president, minister of foreign affairs, and other very important people in extremely close distance.

9. September

  • Sekdilu 37 finally graduated! Our graduation ceremony was attended by Minister of Foreign Affairs, and what made me even happier, my mother and my brother managed to come as well in very short notice.
  • My brother’s birthday
  • Sekdilu 37 successfuly held Salam ASEAN in one of Jakarta most famous landmark, Monas! We also make a new world record as the longest ASEAN Handshake! Splendid!

10. October

  • In October, i was appointed to be Liason Officer for Peru for the APEC event in Bali. That was stunning. My knowledge before the APEC in escorting the high level was, lets say, zero. I was continuously asking about this and that. Fortunately, things were ended up perfectly. And i have no doubt in trying this again.
  • October also means abroad internship. And where is the perfect internship for young diplomat? Yep, you’re right, we were sent to the Indonesia representative office in four countries, Malaysia, Singapore, Saudi Arabia, and Lebanon. I was sent to Kuala Lumpur, Malaysia, with my other 9 colleagues.

11. November

  • Half of this month was still spent in Kuala Lumpur. One month internship was quite fast and hurry. I do wish the next batch will have at least 2 months internship abroad.
  • One of GenkGonk member, Riri, finally got married. So some of us flew to Malang to attend the birthday. Such a warm and bonding experience. It remained us how fast time flies. Happy wedding Riri!

1484153_579252398796405_1652168166_n

12. December

  • I celebrated new year eve with my friends in Jakarta. We marched to Bundaran HI with thousands of people. We then saw fireworks and exhibitions, not to mentions, the new media darling, the governor of Jakarta, Jokowi. That was fun!

Well, then, so we can bluntly conclude that almost most of my 2013 was about Sekdilu 37. But i also manage to spent time with my GenkGonk, and also my dearly cheri. Well, i guess it’s a wrap. I hope this year will bring joy, blessing, and happiness. 2014, bring it on!!!

Kunjungan Mama dan Adek

selamat siang rekan-rekan semuaa, semoga hari ini menjadi hari yang baik yaa. Di postingan sebelumnya saya berjanji untuk menceritakan tentang kedatangan Ibu Suri (Mama) dan Tuan Muda Kecil (Adek) ke Jakarta. Jadii, seminggu sebelum wisuda saya pulang ke Yogyakarta untuk bersua dengan keluarga tercinta. Pada saat saya di sana saya memberitahu bahwa saya akan diwisuda. Sontak keluarga saya, terutama Mama, antusias menanyakan apakah perlu kehadiran keluarga pada waktu wisuda. Saya pun menjawab tidak. Hal itu terkait dengan kabar terakhir yang menyatakan bahwa mengingat ukuran ruangan yang tidak begitu besar, maka keluarga tidak perlu hadir. Dan setelah beberapa hari bergowel dan bersenang-senang di rumah, saya pun kembali ke Jakarta.

Kamis 12 September 2013

Nah, di Jakarta, pada tanggal 12 September di Gedung Pancasila digelar lah Gladi Bersih untuk wisuda keesokan harinya. Ditengah acara Gladi Bersih, kami mendapat kabar bahwa Pak Menlu menginginkan ada kehadiran keluarga pada acara wisuda kami. Kami pun kebingungan dan rekan-rekan saya yang berdomisili di Jabodetabek langsung menghubungi keluarga guna menyampaikan kabar tersebut. Saya sendiri pada waktu itu bertindak sebagai koordinator keluarga, dimana teman-teman yang akan membawa keluarga harus mengkonfirmasikan kepada saya terkait berapa dan siapa saja yang akan datang. Pada mulanya saya tidak ingin memberitahukan keluarga saya karena pasti akan susah mencari tiket dan keterbatasan waktu, saya sendiri bahkan belum memesan hotel! Akan tetapi, melihat animo dari keluarga teman-teman yang sudah mendaftar ke saya, saya pun menjadi iri. Saya juga ingin membagi momen wisuda saya dengan orang-orang terdekat saya. Alhamdulilah, ketika menelepon Papa dan Mama, mereka pun segera mengiyakan dan mencari tiket. Pada pukul 1 siang, Mama mengabari saya dan memberitahu bahwa yang akan datang adalah Mama dan Adek dengan penerbangan Kamis malam. Hore!!! Saya pun bergegas pergi untuk memesan hotel Ibis di kawasan Cikini, Menteng untuk dua malam. Setelah itu saya segera ke asrama untuk meyiapkan baju yang akan saya pakai wisuda, kembali ke hotel, dan menjemput mereka di bandara. Hectic? Sangat! Senang? PASTI!!! Sesampainya di bandara, saya menunggu cukup lama, estimasi saya mereka seharusnya tiba pukul 8 lewat, akan tetapi ternyata pesawat Singa Udara yang dinaiki mengalami keterlambatan, hingga pukul 10 malam mereka baru mendarat. Hadeh. Kami pun segera menuju hotel, untung sebelumnya saya sudah membeli Bakmi GM untuk disantap bersama di hotel.

Jumat, 13 September 2013

Hari saya diwisudaaa, senangnya. Sebenarnya orang tua diperbolehkan datang pada pukul 8, akan tetapi, karena kami, para wisudawan dan wisudawati, harus standby disana untuk melakukan Gladi Bersih terakhir pada pukul 07.30, jadilah Mama dan Adek ikut bersama saya dari pukul 07.15. Tepat pukul 08.30 upacara dimulai, detil upacara dapat dilihat di postingan saya sebelumnya ya 😀 Setelah itu dilanjutkan dengan sesi foto bersama dengan Pak Menlu. Pada waktu selesai upacara, si Adek menghampiri saya dan mengatakan “Kakak, engkau sangat membanggakan sekali!” Huwooo, senangnyaa dipuji Adek begituu. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan santap siang, dan foto-foto narsis di seputaran Gedung Pancasila.

20130913_102903

20130913_103402

20130913_103450(1)

Sorenya, saya mampir membeli dimsum sebelum datang ke hotel. Rencana sore hingga malam adalah berjalan-jalan ke Monas dan Istiqlal. Oia, ingatkan saya untuk menulis tentang tips dan trik memilih taksi di Jakarta yaa. Singkat cerita, sesampainya di Monas, kami pun berkeliling, melihat ondel-ondel, dan kembali berfoto narsis. Mama nampak sedikit kelelahan, sehingga kami pun membatalkan acara untuk mengunjungi Istiqlal. Kami pun kembali ke hotel dan beristirahat.

20130913_195548  20130913_195115

Sabtu, 14 September 2013

Mama dan Adek akan kembali ke Yogyakarta menggunakan pesawat pada siang pada pukul 12.50. Paginya, saya pun mengajak mereka untuk sarapan di Bubur Ayam Cikini yang tersohor. Letaknya tidak begitu jauh, rasanya lumayan enak, dan porsinya jumbo. Sayangnya, banyak pengamen silih berganti yang memaksa kami mempersiapkan uang kecil. Sepulangnya dari BurCik, Mama masih mampir untuk membeli ayam goreng 😀

Pada pukul 9.30, taksi yang saya pesan pun sudah tiba dan kami pun bergegas ke Bandara bersama-sama. Tidak tega rasanya melepas kepergian mereka tanpa ikut mendampingi mereka. Alhamdulilah, semua berjalan lancar, pesawat Singa Udara pun hanya terlambat sebentar saja. Mereka pun mendarat dengan selamat di Yogyakarta. Terimakasih Mama dan Adek sudah mau meluangkan waktu untuk berkunjung. Kapan-kapan mampir lagi yaaa :*

Nostalgia Masa Kecil :)

IMG03156-20130101-1927Morning folks!! Apa kabaaar? Sudah tahun 2013 nih, gimana? apa kalian masih salah-salah nulis tahun? Saya juga masih begitu loh, hehehe. Sebenarnya, saya ingin memposting sesuatu kemarin, tapiii, karena  adek saya mendadak minta bantuan untuk menerjemahkan jurnal-jurnal, jadilah niatan saya menulis batal. Well, ya sudahlah tidak apa-apa, toh postingan saya kali ini tentang masa kecil yang sedikit banyak akan menyinggung adek saya yang bandel itu.

IMG03154-20130101-1919

semacam sesi foto dengan mama ketika saya masih, errrr, bayi 😀

IMG03155-20130101-1920

entah siapa yang meletakkan saya di meja seakan saya properti saja, hahahaha

IMG00978-20110313-2155

belum jago jalan, bisanya masih merangkak

IMG03152-20130101-1919

saya baru saja menangis kalau tidak salah, berusaha dihibur papa dengan dot berisi susu dan sebuah apel, hihihi

IMG00973-20110313-2152

iyaaa, ini saya loh, pakai baju army dan kalung manik-manik, juaraaa dey 😀

IMG03148-20130101-1917

nama saya Dewy bukan Dewi, waktu itu sedang karnaval TK dan diarak naik delman *penting*

IMG00976-20110313-2154

mau dicium lumba-lumba pun pose dulu dunkz

Lahir di keluarga kecil yang terdiri dari empat orang saja (ideal sekali yaaa), ditambah dengan jarak usia yang hanya 2 tahun membuat saya sangat dekat dengan adek saya. Masa kecil saya terbilang cukup menyenangkan. Dari kecil sampai TK kami sekeluarga mengontrak rumah sederhana di daerah Miliran. Rumah saya cukup sederhana, berkamar tiga dan berlantai semen, belum dikeramik, tapi malah adem loh ternyata 🙂 Alhamdulilah, ketika saya akan masuk SD, papa mendapat rejeki sehingga bisa membangun rumah sendiri dan tidak mengontrak lagi.

IMG00970-20110313-2151

aiih, cantiknyaa *abaikan*

IMG00972-20110313-2152

masa-masa ketika saya masih lebih tinggi dari adek saya, lihat, saya setengah hati menggandeng adek, hehehehe

IMG00969-20110313-2123

foto kesukaan saya, lucu yaaaa

IMG00975-20110313-2154

tertangkap kamera sedang mengudap cokelat payung

Saya kemarin bongkar-bongkar album foto lama dan terkaget-kaget melihat koleksi foto di dalamnya. Astagaaa, wajah saya semacam telah berevolusi, well, bukan berarti dulu saya seperti itik yang kini menjadi angsa, bukaaaan, kata orang saya memang sudah manis *pede* dan suka kamera sejak kecil. Kita lihat sama-sama yuk, ada foto papa mama ketika masi muda, dan tentu saja foto adek saya yang (masih) menggemaskan 😀

IMG03159-20130101-1949

saya lumayan feminim juga yaaa, kontras jika dibandingkan dengan adek saya yang berkeris

IMG03157-20130101-1945

mobil pertama yang kami punya, perhatikan dunkz gaya topi terbalik saya dan adik, berasa paling keren pokoknya

IMG00980-20110313-2209

my grumpy face 😀
Snapshot_20110814_3

saya yang sekarang, tetap sadar kamera pastinyaa