Review Pendekar Tongkat Emas (spoiler alert!)

poster PTESkeptis. Itulah perasaan saya ketika akan mengajak Ibunda saya menonton Pendekar Tongkat Emas minggu lalu. Bukan apa-apa, dibanjiri oleh terlalu banyak sinema Indonesia yang lebih menjual lekuk tubuh para lakonnya, membuat saya mulai alergi akan tontonan anak negeri. Namun, karena demi menemani Ibunda saya dan menghabiskan waktu bersama beliau, saya pun akhirnya membeli tiket Pendekar Tongkat Emas, lengkap dengan dua popcorn asinnya :p

Menit demi menit pun berlalu, saya tanpa sadar mulai mengurangi frekuensi mengunyah popcorn saya, well, selain karena memang sudah tinggal sedikit, alur cerita Pendekar Tongkat Emas mulai membuat saya terhanyut. Bagaimana tidak? Saya selama 2 jam nonstop disuguhi pemandangan alam Sumba yang oh-la-la, luar biasa indah. Bukit-bukit nan hijau yang beratapkan arak-arakan awan. Aliran kali yang jernih berikut pantai dengan latar cakrawala yang megah membuat saya susah percaya bahwa keajaiban itu berada di Indonesia. dara-elang alam sumba

Lalu bagaimana dengan cerita Pendekar Tongkat Emas itu sendiri? Saya sangat suka! Bahkan Ibunda saya pun menganggapnya seru. Akting Nicholas Saputra, Reza Rahardian, TaraBasro, Eva Celia, bahkan pendatang baru Aria Kusumah, mampu mengimbangi akting kawakan dari Christine Hakim. Sudah lama saya merindukan dialog-dialog formal yang lawas ditengah gempuran bahasa gaul saat ini. Scene favorit saya adalah ketika Dara dan Angin bersembunyi di atas pohon untuk menghindari kejaran Biru dan Gerhana,  final battle, serta ketika Elang dan Dara akhirnya locking lips :p

Adegan silatnya pun nampak nyata, terlebih ketika final battle di panggung serta di rumah Cempaka, saya sampai menegakkan punggung dan mencengkeram pegangan tangan erat-erat. Memang, kebanyakan adegan silat di dalam film menggunakan tongkat (ya iyalah), tapi tidak sedikit juga aksi silat dengan tangan kosong. Konon, adegan laganya dilatih khusus oleh koreagrafer silat asal Hong Kong, Xiong Xin Xin. arena pendekar tongkat emas nicholas-saputra-jadi-pendekar-di-teaser-pendekar-tongkat-emas

Acungan jempol saya berikan atas kolaborasi apik Mira Lesmana dan Ifa Isfansyah atas hasil Pendekar Tongkat Emas. Mungkin memang masih terdapat kekurangan dalam adegan silat yang menjadi highlight dari Pendekar Tongkat Emas ini. Tapi buat saya itu termaafkan mengingat sudah begitu lama saya merasa antusias seusai menonton film karya anak negeri, bahkan hingga saya bagikan kepada kalian. Biaya produksi yang (katanya) mencapai 25 milyar pun sepadan dengan film yang dihasilkan. Bagi yang belum sempat menonton film ini, saya sangat merekomendasikannya. Tontonlah dan rasakan optimisme akan bangkitnya film Indonesia yang berkualitas.

 

Rekomendasi Salon di Kota Pelajar

Selamat pagii para pembaca semuaaaa, selamat hari Lebaran ya, Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin (super telat).

Bagaimana liburan kalian? Apakah semangat kerjanya  sudah terkumpul kembali? Atau sudahkah berat badan kembali normal paska aliran tanpa henti kukis-kukis lebaran? Liburan saya selama 8 hari cukup menyenangkan, karena ada event akbar di keluarga saya, yaitu pernikahan adik saya 😀

FYI, disini saya bukan akan share tentang pernikahan adik saya itu yang Alhamdulillah telah berlangsung dengan khidmat dan lancar, namun saya akan menceritakan mengenai kegemaran baru saya terkait merias wajah di salon.

Soal make-up dan hair-do di salon sudah saya geluti sejak dahulu, jaman saya masih TK ketika ikut pawai berbusana daerah, hingga saya sekarang ini. Tapi, baru pada pertengahan tahun 2012 saya mulai lebih teliti mencari salon yang mampu mengerjakan make-up dan hair-do dengan kualitas mumpuni, dan hasilnya terdapat dua salon yang saya akan saya rekomendasikan, yaitu:

  1. Salon Aling

Saya menemukan salon ini dari hasil browsing di internet dan mendapatkan banyak testimoni positif mengenai salon tersebut, seketika saya segera membuat reservasi untuk digarap langsung oleh si pemilik salon. Acara yang akan saya hadiri adalah Gala Dinner Kelulusan S2 saya di kampus, maka berkat gaun cantik jahitan Bu Gina, saya pun meminta agar rambut saya bisa semi digerai agar bisa terkesan anggun. Sedangkan untuk make-up nya, karena saya sangat cupu dan tidak paham soal  merias wajah, saya serahkan lah ke mb.perias. setelah saya duduk manis selama 2 jam, hasilnya pun keren! Saya suka rambut saya dijambul seperti Syahrini (meskipun tidak terlalu tinggi) sehingga wajah bulat saya bisa terkesan lebih lonjong. Selain itu make-up saya pun sangat halus, tidak menor, dan terlihat elegan.

blue-smile blue prom with mum blue-prom

Ketika saya sampai di Kampus dan mengikuti rangkaian acara, saya menuai banyak pujian, baik dari gaun maupun riasan. Saya pun menyadari kalau riasan saya awet hingga akhir acara. Wah, saya sangat puas dengan Salon Aling ini.

Salon Aling:

Demangan Baru, Depok

Yogyakarta 55281 DI Yogyakarta

Tel: (0274) 546 278

Range harga untuk make-up + hair do: 350-400rb rupiah

 

  1. Salon Bloom

Saya menjadi pelanggan di Salon Bloom ini secara tidak sengaja. Pada liburan lebaran kemarin, saya juga mengusung misi untuk tampil cantik pada pernikahan adik saya. Dan ketika saya sedang berburu salon, termasuk Salon Aling yang sudah saya review diatas, betapa terkejutnya saya ketika saya mengetahui bahwa salon tersebut masih tutup dan baru akan dibuka pada tanggal 3 Agustus 2014, hari yang sama dengan pernikahan adik saya. Saya yang kebingungan pun lalu kembali mencari dan mendapati kenyataan pahit bahwa mayoritas salon yang ada di Yogya masih belum beroperasi hingga seminggu setelah Lebaran. Akhirnya saya kembali browsing dan menemukan Salon Bloom yang banyak dihujani review positif oleh para netter. Saya pun mencoba Salon tersebut dan merasa puas!

20140803_084840 C360_2014-08-03-09-28-48-335

Awalnya wajah saya dibasuh dengan lap yang berisi es batu selama kurang lebih satu menit. Kulit wajah langsung mengencang dan mudah diaplikasikan dengan make-up. Overall saya cukup happy dengan riasan wajah saya, Ci Aling berhasil membujuk saya untuk memakai lipstick merah yang ternyata berbuah manis. Saya suka! Make-up bertahan lama dan tidak menor meskipun saya berlipstick merah.C360_2014-08-03-10-27-12-084 20140803_102846

Untuk urusan hair-do ditangani oleh asisten Ci Aling yang bernama Rina. Hasilnya cukup bagus meskipun sempat ada misunderstanding saat pengerjaan.

Salon Bloom

Babarsari (Jalan Babarsari PJKA 1) – Seberang Univ. Proklamasi

Depok, DI Yogyakarta 55281

Tel: (0274) 7101660

Range harga untuk make-up + hair do: 250-350rb rupiah

 

Nah, itulah dua salon kesukaan saya di Yogya, saya sangat puas dan akan merekomendasikannya kepada siapapun yang bertanya. Sekedar tips saja, bila ingin memakai kedua salon tersebut, ada baiknya untuk melakukan reservasi terlebih dahulu. Salam cantik semuaaaa :*

Ulasan Produk Vitamin E

Halo semua, please jangan ngambek atau marah ya karena saya jarang posting. Bulan kemarin sebenarnya saya sudah mempersiapkan draf tulisan yang ingin saya muat di blog, tapi apa daya, keriweuhan di kantor membuat saya bahkan tidak sempat sekedar menambah-nambah draf saya. Postingan saya kali ini akan sedikit beda dari yang biasanya saya muat. Kalau saya kerap menulis tentang pengalaman travelling saya, studi, dan hal-hal berbau fashion, kali ini saya akan mereviu suatu produk *sokKompeten*

Sebagai orang yang jarang dandan, saya termasuk cupu dalam pengetahuan mengenai make-up dan printilannya, membuat garis mata saja sering mencong-mencong. Ketidakmampuan saya merias wajah akhirnya memaksa saya untuk memusatkan perhatian pada perawatan wajah. Hal ini saya lakukan agar saya tidak perlu memakai riasan tebal guna menutupi flaw di wajah saya, dan alhamdullilah so far wajah saya termasuk yang tidak rewel loh.

Jadi, without any further delay, dengan bangga berikut saya tampilkan para pahlawan wajah saya:

20140430_071901

1. The Body Shop Vitamin E Gentle Facial Wash

Dari pertama kali centil dan saya kenal make-up, saya termasuk super malas kalau soal membersihkan muka memakai pelembab, lalu sambung susu pembersih, lalu penyegar, bla bla bla, ribet! Lalu untuk mengatasi ancaman jerawat di muka kotor saya, saya memilih The Body Shop Vitamin E Gentle Facial Wash. Produk ini biasa saya pakai ketika mandi pagi dan sebelum tidur. Sudah hampir dua tahun saya memakai produk ini dan saya tidak bisa beralih kelain hati. Produk yang satu ini memang tidak memiliki bau yang neko-neko, bahkan bisa dikategorikan unscented, tapi saya bisa merasakan wajah saya menjadi bersih paska cuci muka. Kalau pas lagi apes da nada jerawat nangkring di muka, langsung cuci muka aja pakai The Body Shop Vitamin E Gentle Facial Wash sebelum bobok, dijamin paginya ngga ada deh radang jerawat yang bikin muka jadi ngga kece.

2. The Body Shop Vitamin E Cool BB Cream

Rangkaian kedua seri Vitamin E dari The Body Shop yang sangat saya suka adalah The Body Shop Vitamin E Cool BB Cream. Ingat kan waktu awal-awal dunia tata rias Indonesia dihebohkan dengan kehadiran BB Cream? Saya waktu itu masih malas dan masih gembira dengan day-cream saya. Tetapi ketika saya menyambangi gerai The Body Shop dan menemukan produk ini sedang diskon, saya pun tergoda untuk mencobanya dan voila, I’m totally hooked now! Tekstur BB krim yang satu ini memang komplit untuk saya. Cukup creamy, tidak membuat wajah saya kering dan mampu membaur di wajah saya dengan sempurna, diaplikasikan dengan bedak pun jodoh, kulit wajah yang memang sudah halus jadi makin mempesona :D. Saya pun kini tidak lagi memakai produk-produk pemutih dan alas bedak karena BB krim ini sudah cukup (serius)!

3. The Body Shop Vitamin E Eye Cream

Produk terakhir yang ingin saya review adalah The Body Shop Vitamin E Eye Cream. Belum, saya belum uzur, saya hanya melakukan aksi antisipatif agar mampu menunda munculnya kerutan-kerutan di wajah saya, mengingat saya orangnya mudah tertawa sampai matanya tinggal segaris 😀 The Body Shop Vitamin E Eye Cream ini saya aplikasikan sebelum tidur di daerah sekitar mata. Efeknya memang belum kelihatan, mata saya masih bebas kerutan tuh, lalalala. Oia, salah satu keunggulannya yang lain adalah kemasannya yang mungil membuatnya praktis dibawa kemana saja.

Jadi, itulah tiga produk kesukaan saya yang selalu saya pakai hampir setiap hari (BB Cream terkadang tidak saya pakai jika saya tidak pergi kemana-mana). Saya memang seorang loyalis The Body Shop terutama untuk rangkaian perawatan tubuhnya. Masih banyak produk-produk The Body Shop lain yang saya pakai, tapi hanya tiga produk ini yang selalu konsisten saya pakai tanpa bergnti-ganti dengan produk The Body Shop yang lain. Kalau kalian bagaimana? Mengingat make-up itu cocok-cocokan, boleh dunkz berbagai produk make-up atau perawatan tubuh kesukaan kalian, saya tunggu yaaaa

Salam cantik dan selamat berakhir pekan semua 🙂